4 Jenis Kucing Hutan di Sumatera

Dalam studi terakhir oleh WWF terdapat 5 jenis kucing hutan di sumatera. Studi ini dilakukan dengan memasang kameradi taman nasional bukit tiga puluh dan suaka marga satwa rimbang baling provinsi riau. Keempat kucing hutan sumatera tersebut adalah macan dahan (Neofelis diardi), kucing batu (Pardofelis marmorata), kucing emas (Catopuma temmincki), dan kucing congkok (Prionailurus bengalensis).

Dari keempat jenis kucing tersebut hanya kucing congok yang populasinya masih cukup banyak, 3 kucing hutan lainnya populasinya sudah tinggal sedikit dan termasuk ke dalam hewan yang dilindungi dalam Peraturan Pemerintah No 7/ 1999 . Yuk kita kenali lebih dekat keempat kucing hutan sumatera tersebut :

Macan Dahan

Macan DahanMacan dahan yang terdapat di sumatera merupakan spesies berbeda dengan yang ada di negara lain seperti di india dan tiongkok. Macan dahan di luar negeri dalam sistem klasifikasi termasuk ke dalam spesies Neofelis nebulosa sedangkan yang ada di sumatera kedalam  spesies Neofelis diardi. Dulunya ilmuwan mengira kedua jenis kucing hutan yang sama sama disebut macan dahan itu spesies yang sama, ternyata berdasarkan data genetik keduanya merupakan spesies berbeda. Kucing ini makanannya adalah kera, mamalia kecil, bekatan , burung dan bahkan rusa. Sehingga tidak direkomendasikan untuk memelihara macan dahan di rumah ini karena selain ada larangan memeliharanya dalam peraturan pemerintah, masalah menyediakan makanan juga menjadi kesulitan tersendiri.

Kucing Batu

Kucing BatuSpesies yang bernama ilmiah Pardofelis marmorata ini pernah saya bahas di artikel sebelumnya. (Baca : Mengenal Ras Kucing Batu). Kucing yang berwarna tubuh kecoklatan dengan totol hitam ini sering salah dikira sebagai kucing bengal. Kucing ini memiliki bulu halus dan tebal serta panjangnya dapat mencapai sekitar 1,15 meter. Kucing ini jumlahnya sudah sangat kritis, berdasarkan data terakhir yang saya dapat jumlah kucing batu ini sudah tidak sampai 10.000 ekor. Semoga populasi ini bisa tetap berkembang sehingga terhidar dari kepunahan dan anak cucu kita masih bisa untuk melihatnya.

Kucing Emas

Kucing Emas Kucing yang diluar negeri sering disebut sebagai golden cat ini merupakan salah satu jenis kucing yang gencar dikampanyekan untuk dicegah kepunyaannya. Kucing ini memiliki ciri ciri berwarna cokelat keemasan polos, selain di pulau sumatera kucing hutan ini bisa ditemukan di tibet, nepal, cina, malaysia dan birma. Makanan kucing ini biasanya hewan hewan kecil seperti katak, mamalia kecil, burung dan bahkan ular. Kucing emas ini ukurannya cukup besar, biasanya kucing emas dewasa memiliki berat 8-13 kg dan panjangnya bisa mencapai 1,5 meter. Cukup besar ya?

Kucing Congkok

Kucing CongkokNah jika anda ingin memelihara kucing sumatera, anda bisa mencoba memelihara kucing congok ini karena kucing ini tidak termasuk ke dalam list hewan yang dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah No 7/ 1999. Kucing ini di indonesia dikenal juga dengan nama kucing kuwuk. Walau begitu pada tahun 2002 menurut IUCN kucing hutan dari sumatera ini termasuk ke dalam spesies yang memiliki resiko rendah untuk menglami kepunahan. Hal ini dikarenakan banyaknya habitat kucing hutan ini yang hilang dan terjadinya perburuan kucing ini. Kucing ini secara fisik dan ukuran mirip dengan kucing kampung yang membedakan keduanya adalah corak bulu dan kakinya yang panjang dan terdapat selaput diantara jari kakinya. Jari kaki ini digunakan untuk membantunya berenang.

Itulah keempat jenis kucing hutan yang terdapat di sumatera, semoga kita semua dapat menjaga kelangsungan kucing kucing tersebut sehingga mereka dapat terhindar dari kepunahan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *